BAB 4 PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN AKUNTANSI INTERNASIONAL

PERKEMBANGAN PENGUNGKAPAN
Perkembangan sistem pengungkapan sangat berkaitan dengan perkembangan sistem akuntansi. Standar dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh sumber-sumber keuangan, sistem hukum, ikatan politik dan ekonomi, tingkat pembangunan ekonomi, tingkat pendidikan, budaya, dan pengaruh lainnya.

Perbedaan nasional dalam pengungkapan umumnya didorong oleh perbedaan dalam tata kelola perusahaan dan keuangan. Di Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara Anglo Amerika lainnya, pasar ekuitas menyediakan kebanyakan pendanaan yang dibutuhkan perusahaan sehingga menjadi sangat maju. Di pasar-pasar tersebut, kepemilikan cenderung tersebar luas di antara banyak pemegang saham dan perlindungan terhadap investor sangat ditekankan. Investor institusional memainkan peranan yang semakin penting di negara-negara ini, menuntut pengembalian keuangan dan nilai pemegang saham yang meningkat.
Di kebanyakan negara-negara lain (seperti Prancis, Jepang dan beberapa negara pasar yang berkembang), Kepemilikan saham masih masih tetap sangat terkonsentrasi dan bank (dan atau pemilik keluarga) secara tradisional menjadi sumber utama pembiayaan perusahaan. Bank-bank ini, kalangan dalam dan lainnya memperoleh banyak informasi mengenai posisi keuangan dan aktivitas perusahaan.
PENGUNGKAPAN SUKARELA

Beberapa studi menunjukkan bahwa manajer memiliki dorongan untuk mengungkapkan informasi mengenai kinerja perusahaan saat ini dan saat mendatang secara sukarela. Dalam laporan terakhir, Badan Standar Akuntansi Keuangan (FASB) menjelaskan sebuah proyek FASB mengenai pelaporan bisnis yang mendukung pandangan bahwa perusahaan akan mendapatkan manfaat pasar modal dengan meningkatkan pengungkapan sukarelanya. Laporan ini berisi tentang bagaimana perusahaan dapat menggambarkan dan menjelaskan potensi investasinya kepada para investor.
Sejumlah aturan, seperti aturan akuntansi dan pengungkapan, dan pengesahan oleh pihak ketiga (seperti auditing) dapat memperbaiki berfungsinya pasar. Aturan akuntansi mencoba mengurangi kemampuan manjer dalam mencatat transaksi-transaksi ekonomi dengan carayang tidak mewakili kepentingan terbaik pemegang saham. Aturan pengungkapan menetapkan ketentuan-ketentuan untuk memastikan bahwa para pemegang saham menerima informasi yang tepat waktu, lengkap dan akurat.

KETENTUAN PENGUNGKAPAN WAJIB

Bursa efek dan badan regulator pemerintah umumnya mengharuskan perusahaan perusahaan asing yang mencatatkan saham untuk memberi informasi keuangan dan informasi non keuangan yang sama dengan yang diharuskan kepada perusahaan domestik. Setiap informasi yang diumumkan, yang dibagikan kepada para pemegang saham atau yang dilaporkan kepada badan regulator di pasar domestik. Namun demikian, kebanyakan negara tidak mengawasi atau menegakkan pelaksanaan ketentuan ”kesesuaian pengungkapan antar wilayah (yuridiksi).”

Perlindungan terhadap pemegang saham berbeda antara satu negara dengan negara lain. Negara-negara Anglo Amerika seperti Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat memberikan perlindungan kepada pemegang saham yang ditegakkan secara luas dan ketat. Sebaliknya, perlindungan kepada para pemegang saham kurang mendapat perhatian di beberapa negara lain seperti Cina contohnya, yang melarang insider trading (perdagangan yang melibatkan kalangan dalam) sedangkan penegakan hukum yang lemah membuat penegakan aturan ini hampir tidak ada.

PRAKTIK PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN

Aturan pengungkapan sangat berbeda di seluruh dunia dalam beberapa hal seperti laporan arus kas dan perubahan ekuitas, transaksi pihak terkait, pelaporan segmen, nilai wajar aktiva dan kewajiban keuangan dan laba per saham. Pada bagian ini perhatian dipusatkan pada:

  1. Pengungkapan informasi yang melihat masa depan“Informasi yang melihat ke masa depan” yang mencakup:
    (a) ramalan pendapatan, laba rugi, laba rugi per saham (EPS), pengeluaran modal, dan pos keuangan lainnya
    (b) informasi prospektif mengenai kinerja atau posisi ekonomi masa depan yang tidak terlalu pasti bila dibandingkan dengan proyeksi pos, periode fiskal, dan proyeksi jumlah
    (c) laporan rencana manajemen dan tujuan operasi di masa depan.

    Kebanyakan perusahaan di masing-masing negara menyajikan pengungkapan informasi mengenai rencana dan tujuan manjemen. Sebaliknya lebih sedikit perusahaan yang mengungkapkan ramalan, dari paling rendah dua perusahaan di Jepang dan paling tinggi 31 perusahaan di Amerika Serikat. Kebanyakan ramalan di AS dan Jerman menyangkut pengeluaran modal, bukan laba dan penjualan.

  2. Pengungkapan segmen
    Permintaan investor dan analis akan informasi mengenai hasil operasi dan keuangan segmen industri tergolong signifikan dan semakin meningkat. Contoh, para analis keuangan di Amerika secara konsisten telah meminta data laporan dalam bentuk disagregat yang jauh lebih detail dari yang ada sekarang. Standar Pelaporan Keuangan Internasional (IFRS) juga membahas pelaporan segmen yang sangat mendetail. Laporan ini membantu para pengguna laporan keuangan untuk memahami secara lebih baik bagaimana bagian-bagian dalam suatu perusahaan berpengaruh terhadap keseluruhan perusahaan.
  3. Laporan arus kas dan arus dana
    IFRS dan standar akuntansi di Amerika Serikat, Inggris, dan sejumlah besar negara-negara lain mengharuskan penyajian laporan arus kas.
  4. Pengungkapan tanggung jawab sosial
    Saat ini perusahaan dituntut untuk menunjukkan rasa tanggung jawab kepada sekelompok besar yang disebut sebagai pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) – karyawan, pelanggan, pemasok, pemerintah, kelompok aktivis, dan masyarakat umum. Informasi mengenai kesejahteraan karyawan telah lama menjadi perhatian bagi organisasi buruh. Bidang permasalahan yang yang menjadi perhatian terkait dengan kondisi kerja, keamanan pekerjaan, kesetaraan dalam kesempatan, keanekaragaman angkatan kerja dan tenaga kerja anak-anak. Pengungkapan karyawan juga diminati oleh para investor karena memberikan masukan berharga mengenai hubungan kerja, biaya, dan produktivitas perusahaan.
  5. Pengungkapan khusus bagi para pengguna laporan keuangan non domestik dan atas prinsip akuntansi yang digunakan
    Laporan keuangan dapat berisi pengungkapan khusus untuk mengakomodasi para pengguna laporan keuangan nondomestik. Pengungkapan yang dimaksud seperti :

    1. ”Penyajian ulang untuk kenyamanan” informasi keuangan ke dalam mata uang nondomestik
    2. Penyajian ulang hasil dan posisi keuangan secara terbatas menurut keompok kedua standar akuntansi
    3. Satu set lengkap laporan keuangan yang disusun sesuai dengan kelompok kesua standar akuntansi; dan beberapa pembahasan mengenai perbedaan antara prinsip akuntansi yang banyak digunakan dalam laporan keuangan utama dan beberapa set prinsip akuntansi yang lain.

    Banyak perusahaan di negara-negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama juga melakukan penerjemahan seluruh laporan tahunan dari bahasa negara asal ke dalam bahasa Inggris. Juga, beberapa perusahaan menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi yang diterima secara lebih luas daripada standar domestik (khususnya IFRS atau GAAP AS) atau yang sesuai dengan baik standar domestik maupun kelompok kedua prinsip akuntansi.

    PENGUNGKAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN

    Tata kelola perusahaan berhubungan dengan alat-alat internal yang digunakan untuk menjalankan dan mengendalikan sebuah perusahaan – tanggung jawab, akuntabilitas dan hubungan di antara para pemegang saham, anggota dewan dan para manajer yang dirancang untuk mencapai tujuan perusahaan. Masalah-masalah tata kelola perusahaan antara lain meliputi hak dan perlakuan kepada pemegang saham, tanggung jawab dewan, pengungkapan dan transparansi dan peranan pihak-pihak yang berkepentingan. Praktik tata kelola perusahaan semakin mendapat perhatian dari para regulator, investor dan analis.

    PENGUNGKAPAN DAN PELAPORAN BISNIS MELALUI INTERN

    World Wide Web semakin banyak digunakan sebagai saluran penyebaran informasi, dimana media cetak sekarang memainkan peranan sekunder. Bahasa Pelaporan Usaha (Extensible Business Reporting Language – XBRL) merupakan tahap awal revolusi pelaporan keuangan. Bahasa komputer ini dibangung ke dalam hampir seluruh software untuk pelaporan akuntansi dan keuangan yang akan dikeluarkan di masa depan, dan kebanyakan pengguna tidak perlu lagi mempelajari bagaimana mengolahnya sehingga secara langsung dapat menikmati manfaatnya.

    PENGUNGKAPAN LAPORAN TAHUNAN DI NEGARA-NEGARA PASAR BERKEMBANG

    Pengungkapan laporan tahunan perusahaan di negara-negara pasar berkembang secara umum kurang ekstensif dan kurang kredibel dibandingkan dengan pelaporan perusahaan di negara-negara maju. Sebagai contoh, pengungkapan yang tidak cukup dan yang menyesatkan dan perlindungan konsumen yang terabaikan disebut-sebut sebagai penyebab krisis keuangan Asia Timur di tahun 1997.

    Tingkat pengungkapan yang rendah di negara-negara pasar berkembang tersebut konsisten dengan sistem tata kelola perusahaan dan keuangan di negara-negara itu. Pasar ekuitas tidak terlalu berkembang, bank dan pihak internal seperti kelompok keluarga menyalurkan kebanyakan kebutuhan pendanaa dan secara umum tidak terlalu banyak adanya kebutuhan akan pengungkapan publik yang kredibel dan tepat waktu, bila dibandingkan dengan perekonomian yang lebih maju.

    Namun demikian, permintaan investor atas informasi mengenai perusahaan yang tepat waktu dan kredibel di Negara-negara pasar berkembang semakin banyak regulator memberikan respons terhadap permintaan ini dengan membuat ketentuan pengungkapan yang lebih ketat dan meningkatkan upaya-upaya pengawasan dan penegakan aturan.

    IMPLIKASI BAGI PARA PENGGUNA LAPORAN KEUANGAN DAN PARA MANAJER

    Para manajer dari banyak perusahaan terus-menerus sangat dipengaruhi oleh biaya pengungkapan informasi yang bersifat wajib, tingkat pengungkapan wajib maupun sukarela semakin meningkat di seluruh dunia. Manajer di negara-negara yang secara tradisional memiliki pengungkapan rendah harus mempertimbangkan apakah menerapkan kebijakan peningkatan pengungkapan dapat memberikan manfaat dalam jumlah yang signifikan bagi perusahaan mereka. Lagipula, para manajer yang memutuskan untuk memberikan pengungkapan yang lebih banyak dalam bidang-bidang yang dipandang penting oleh para investor dan analis keuangan, seperti pengungkapan segmen dan rekonsiliasi, dapat memperoleh keunggulan kompetitif dari perusahaan lain yang memiliki kebijakan pengungkapan yang ketat.

Daftar Pustaka:

Choi, Frederick D.S and Gary K. Meek. 2010. International Accounting. Buku 1. Salemba Empat. Jakarta.

Iklan

KASUS 2.1

Kasus klasifikasi akuntansi telah ketinggalan jaman?

  1. Apakah anda setuju dengan pendapat yang dikemukakan Cairn bahwa klasifikasi akuntansi terlalu sederhana dan kurang relevan dalam dunia saat ini ? Apakah usaha-usaha untuk mengklasifikasikan skuntansi tidak bermanfaat dan ketinggalan zaman ? Mengapa atau mengapa tidak ?

Jawaban : Saya tidak setuju, karena akuntansi saat ini sudah sangat berkembang. Dalam proses penyajiannya sudah memenuhi standarnya. Klasifikasi akuntansi sebenarnya memiliki manfaat bagi perkembangan akuntansi untuk mengetahui sejauh mana kegiatan akuntansi mampu mengembangkan sistem akuntansi yang sudah ada dilingkungan perusahaan untuk menghasilkan informasi dalam proses pengambilan keputusan.

2. Beberapa pengamat berpendapat bahwa pelaporan keuangan semakin mirip di kalangan perusahaan “kelas dunia” perusahaan-perusahaan multinasional terbesar di dunia dan khususnya yang mencatatkan sahamnya di bursa efek utama seperti London, New York, dan Tokyo. Apakah relevansinya pendapat ini terhadap klasifikasi akuntansi dan apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya hal ini ?

Jawaban : Menurut pendapat saya, pernyataan diatas kurang relevan karena perusahaan multinasional semakin menyesuaikan laporan keuangan mereka untuk pengguna di seluruh dunia sebagai sarana informasi. Faktor yang sangat berpengaruh dalam hal penyampaian informasi ini adalah tingkat teknologi, ekonomi dan budaya yang semakin maju di setiap negara. Jadi harus dibedakan antara tingkat domestik dengan tingkat internasional.

 

BAB III AKUNTANSI KOMPARATIF

Beberapa Pengamatan Tentang Standar dan Praktik Akuntansi

Standar akuntansi merupakan regulasi atau peraturan (seringkali termasuk hukum dan anggaran dasar) yang mengatr pengolahan laporan keuangan. Susunan standar merupakan proses perumusan standar akuntansi. Jadi, standar akuntansi merupakan hasil susunan standar. Namun, praktik yang sebenarnya bisa saja menyimpang dari apa yang diharuskan standar. Sedikitnya ada tiga alasan untuk hal ini pertama, dibanyak negara hukuman untuk kegagalan dengan pernyataan akuntansi resmi dianggap lemah atau tidak efektif. Kedua, perusahaan bisa dengan sukarela melaporkan lebih banyak informasi daripada yang diharuskan. Ketiga, beberapa negara mengizinkan perusahaan untuk keluar dari jalur standar akuntansi jika hal tersebut bisa menggambarkan hasil operasi dan posisi keuangan perusahaan dengan lebih baik.

Susunan standar akuntansi biasanya menggabungkan kombinasi dari kelompok-kelompok sektor umum dan sektor swasta.

  • Sektor swasta meliputi profesi akauntansi dan kelompok-kelompok lain yang dipengaruhi oleh proses pelaporan keuangan, seperti pengguna dan penyusun laporan keuangan dan pegawai.
  • Sektor umum meliputi perwakilan-perwakilan seperti petugas pajak, perwakilan pemerintah yang bertanggung jawab atas hukum komersial, dan komisi keamanan.

 

IFRS dalam Uni Eropa

Pada tahun 2002, Uni Eropa menyetujui sebuah aturan akuntansi yang mengharuskan semua perusahaan Uni Eropa yang terdaftar dalam sebuah pasar resmi untuk mengikuti IFRS dalam laporan keuagan gabungan mereka, dimulai pada tahun 2005. Negara-negara anggota dibebaskan untuk memperluas persyaratan ini bagi semua perusahaan, bukan hanya perusahaan yang terdaftar, termasuk laporan keuangan perusahaan pribadi. Untuk memahami IFRS dan persyaratan akuntansi setempat. Banyak perusahaan akan memilih untuk mengikuti persyaratan setempat di perusahaan-perusahaan dimana IFRS digunakan.

 

Laporan Keuangan

Laporan keuangan IFRS terdiri atas neraca gabungan, laporan laba rugi, laporan kas, laporan perubahan ekuitas (atau laporan laba rugi dan pengeluaran yang diakui), dan catatan penjelasan. Ungkapan catatan harus mencakup:

  • Kebijakan akuntansi yang diikuti
  • Penilaian yang dibuat oleh manajemen dalam menerapkan kebijakan akuntansi yang penting
  • Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber-sumber penting tentang ketidakpastian estimasi

 

Informasi komparatif  hanya digunakan untuk periode terdahulu. Tidak ada persyaratan IFRS untuk menunjukkan laporan keuangan entitas perusahaan induksebagai tambahan bagi laporan keuangan gabungan. Persyaratan IFRS juga tidak ada utnuk menghasilkan laporan keuangan sementara. Penggabungan didasarkan pada kontrol, yang merupakan kekuatan untuk mengatur kegiatan keuangan dan operasi entitas lain.

 

 

Patokan Akuntansi

Dalam IFRS, semua kombinasi bisnis dianggap sebagai pembelanjaan. Goodwill merupakan perbedaan antara harga pasar dari pertimbangan yang ada dan harga pasar dari aset cabang, kewajiban, dan kewajiban bersyarat. Goodwill diuji setiap tahun untuk memeriksa penurunan nilainya. Goodwill yang negatif harus segera diakui dalam pendapatan. Entitas-entitas yang dikontrol bersama-sama bisa dibukukan, baik untuk gabungan yang proporsional (lebih dipilih) atau metode ekuitas. Penanaman modal dalam perusahaan gabungn dibukukan dengan metode ekuitas.sebuah asosiasi merupakan sebuah entitas dimana penanam modal memiliki pengaruh yang signifikan, tapi bukan sebuah cabang atau usaha patungan.

 

Sistem Akuntansi Keuangan Lima Negara

  1. Prancis

Prancis merupakan penyokong utama dunia dalam kesamaan akuntansi nasional. Menteri Ekonomi Nasional menyetujui Plan Comptable General (undang-undang akuntansi nasional) formal yang pertama pada September 1947.

Plan Comptable General berisi:

Tujuan dan prinsip laporan dan akuntansi keuangan

  • Definisi aset, utang, ekuitas pemegang saham, pendapatan, dan pengeluaran
  • Aturan-aturan valuasi dan pengakuan
  • Daftar akun, persyaratan penggunaannya, dan persyaratan tata buku lainnya yang telah di standarisasi
  • Contoh lapoan keuangan dan aturan presentasinya

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Ada 5 perusahaan besar yang terlibat dalam penyusunan standar di prancis:

  1. Counseil National de la Comptabilities, atau CNC (Badan Akuntansi Nasional)
  2. Comite de la Reglementation Comptable, atau CRC (Komite Regulasi Akuntansi)
  3. Autorite des Marches Financiers, atau AMF (Otoritas Pasar Keuangan)
  4. Ordre des Experts-Comptables, atau OEC (Institut Akuntan Publik)
  5. Compagnie Nationale des Commissaires aux Comptes, atau CNCC (Institut Nasional Undang-undang Auditor)

 

Laporan Keuangan

Perusahaan prancis harus melaporkan hal-hal berikut:

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Catatan atas laporan keuangan
  4. Laporan direktur
  5. Laporan auditor

 

Patokan Akuntansi

Metod pembelian biasanyadigunakan untuk menghitung kombinasi bisnis, tapi metode penyatuan boleh digunakan dalam kondisi tertentu. Goodwill biasanya dikapitalisasi dan diamortisasi ke dalam pendapatan, tapi tidak ada jangka waktu tertentu periode amortisasi yang spesifik. Goodwill tidak diperlukan untuk uji penurunan nilai.

 

 

 

  1. Jerman

Undang-undang yang dikeluarkan pada tahun 1998. Undang-undang yang pertama menambahkan sebuah paragraf baru dalam buku ketiga German Commercial Code yang memungkinkan perusahaan yang mengeluarkan ekuitas atau utang pada pasar modal resmi untuk menggunakan prinsip akuntansi internasional dalam laporan keuangan gabungan mereka. Undang-undang yang kedua memungkinkan adanya penetapan perusahaan sektor swasta untuk menyusun standar akuntansi bagi laporan keuangan gabungan.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Undang-undang tahun 1998 tentang kendali dan transparansi (disingkat KonTrag) memperkenalkan persyaratan bagi Menteri Kehakiman untuk mengakui dewan susunan standar nasional untuk memberikan tujuan-tujuan berikut:

  • Mengembangkan rekomendasi untuk penerapan standar akuntansi dalam laporan keuangan gabungan
  • Menganjurkan Menteri Kehakiman mengenai standar akuntansi yang baru
  • Mewakili Jerman dalam organisasi akuntansi internasional seperti IASB

 

Laporan Keuangan

Undang-undang Jerman menetapkan persyaratan akuntansi, audit, dan laporan keuangan yang berbeda bergantung pada ukuran perusahaan alih-alihh pada bentuk organisasi bisnisnya. Ada tiga kelas ukuran usaha kecil, menengah, besar ditentukan berdasarkan total neraca, total penjualan tahunan, dan jumlah pegawai. Perusahaan dengan saham yang dijual secara umum selalu dianggap sebagai perusahaan besar. Undang-undang menetapkan isi dan format laporan keuangan, yang mencangkup hal-hal berikut:

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Catatan
  4. Laporan manajemen
  5. Laporan auditor

 

Pengukuran Akuntansi

Berdasarkan Commercial Code (HGB), metode pembelian (akuisisi) merupakan metode penggabungan yang mendasar, tapi penyatuan kepentingan (pooling of interest) bisa diterima dalam keadaan tertentu. Ada dua bentuk metode pembelian yang di izinkan: Aset dan utang dari badan usaha yang diakuisisi dinaikkan pada nilai yang ada, dan setiap jumlah yang ditinggalkan merupakan nilai baik (goodwill), yang bisa digunakan untuk menutup kerugian dalam ekuitas atau diamortisasi secara sitematis melebihi masa manfaatnya.

Perusahaan-perusahaan Jerman yang terdaftar harus menyusun laporan keuangan gabungan mereka menurut IFRS. Perusahaan-perusahaan lain memilii pilihan untuk menggunakan IFRS ataupun peraturan Jerman yang dijelaskan untuk tujuan penggabungan. Kedua pilihan tersebut didapati dalam praktiknya, dan pembaca laporan keuangan Jerman harus berhati-hati untuk mengetahui standar akuntanaasi mana yang diikuti.

 

 

 

 

  1. Republik Ceko

Akuntansi di Republik Ceko telah berganti arah beberapa kali, seiring dengan sejarah politik negaranya. Praktik dan prinsip akuntansinya digambarkan oleh negara-negara berbahasa Jerman di Eropa hingga akhir Perang Dunia II.

Pada tahun 1995 Republik Ceko menjadi anggota pertama pasca-komunis dalam Organization for Economic Coorperation and Development (OECD). REPUBLIK Ceko bergabung dengan NATO pada tahun 1999 dan Uni Eropa pada tahun 2004.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Commercial Code yang baru dibuat oleh parlemen Ceko pada tahun 1991 dan mulai efektif pada 1 januari 1992. Dipengaruhi oleh akar undang-undang perdagangan Austria yang lama dan mencontoh pada undang-undang perdagangan Jerman, Commercial Code memperkenalkan sejumlah legislasi dasar yang berhubungan dengan bisnis. Legislasi ini berisi persyaratan untuk laporan keuangan tahunan, pajak-pajak penghasilan, audit, dan pertempuran rapat pemegang saham.

 

Laporan Keuangan

Laporan keuangan harus bersifat komparatif terfiri atas:

  1. Neraca
  2. Akun keuntungan dan kerugian (laporan laba rugi)
  3. Catatan

 

Pengukuran Akuntansi

Metode akuisisi digunakan untuk menghitung kombinasi bisnis. Goodwill yang muncul dari kombinasi bisnis dimasukkan dalam tahun pertama penggabungan atau dikapitalisasi dan diamortisasi selama tidak lebih dari 20 tahun. Metode ekuitas digunakan untuk perusahaan-perusahaan rekanan dan penggabungan proporsional digunakan untuk usaha patungan atau bersama. Tingkat pertukaran akhir tahun digunakan untuk mentranslasikan laporan laba rugi dan neraca dari cabang di luar negeri. Tidak ada garis pedoman untuk laporan penyesuaian translasi mata uang asing.

 

  1. Belanda

Belanda memiliki undang-undang akuntansi dan persyaratan laporan keuangan yang cukup bebas tapi starndar praktik profesional yang sangat tinggi. Belanda merupakan sebuah negara hukum, namun akuntansinya diorientasikan ke arah kewajaran penyajian. Laporan keuangan dan akuntansi pajak merupakan dua aktivitas yang terpisah.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Regulasi akuntansi di Belanda tetap bersifat liberal hingga munculnya Act on Annual Financial Statements pada ahun 1970. Undang-undang tersebutmerupakan bagian dari program perubahan yang ekstensif dalam legislasi perusahaan dan sebagian dari program perubahan yang ekstensif dalam legislasi perusahaan dan sebagian diperkenalkan untuk menggambarkan keselarasan undang-undang perusahaan yang akan datang dalam Uni Eropa. Isi ketentuan undang-undang tahun 1970 adalah:

  • Laporan keuangan tahunan harus menunjukkan gambaran yang jelas dari posisi keuangan dan hasil tahun tersebut, dan semua artikelnya harus dikelompokkan dan dijelaskan dengan tepat.
  • Laporan keuangan harus disusun berdasarkan praktik bisnis yang aman
  • Dasar-dasar untuk penulisan aset dan utang serta untuk menentukan hasil operasi harus diungkapkan
  • Laporan keuangan harus disusun pada dasar yang konsisten, dan berpengaruh materiel dari perubahan dalam prinsip-prinsip akuntansi harus diungkapkan dengan tepat.
  • Informasi keuangan yang komparatif untuk periode terdahulu harus diungkapkan dalam laporan keuangan dan catatan kaki yang menyertainya.

 

Laporan Keuangan

Kualitas laporan keuangan Belanda sangat tinggi. Laporan yang menurut undang-undang harus disimpan di Belanda, tapi Inggris, Prancis dan Jerman juga bisa memakainya, laporan keuangan harus meliputi hal-hal berikut:

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Catatan
  4. Laporan direktur
  5. Informasi lain yang sudah ditentukan

 

Pengukuran Akuntansi

Walaupun metode akuntansi penyatuan kepentingan untuk penggabungan bisnis diperbolehkan dalam keadaan-keadaan tertentu, metode ini jarang digunakan di Belanda. Metode pembelian merupakan praktik yang umum. Goodwill merupakan selisih antara biaya akuisisi dan nilai wajar dari aset dan utang yang diakuisisi. Selisih ini dikapitalisasi dan diamortisasi berdasarkan manfaatnya, maksimal hingga 20 tahun. Metode ekuitas diperlukan ketika penanam modal menggunakan pengaruh signifikan pada kebijakan bisnis dan keuangan. Usaha patungan bisa dihitung menggunakan metode ekuitas atau penggabungan proporsional. Translasi mata uang asing sama dengan IFRS.

 

  1. INGGRIS

Warisan akuntansi Inggris pada dunia sangatlah mendasar. Inggris meruoakan negara pertama di dunia yang mengembangkan sebuah profesi akuntan seperti yang dikenal saat ini. Konsep kewajaran penyajian dari hasil dan posisi keuangan juga bersal dari inggris. Pemikiran akuntansi profesional dan praktinya dikirimkan ke Australia, Kanada, Amerika Sserikat, dan semua bekas jajahan Inggris termasuk Hong Kong, India, Kenya, Selandia Banru, Nigeria, Singapura dn afrika selatan .

 

Regulasi Pelaksanaan Akuntansi

Dua sumber utama untuk standar akuntansi keuangan di Kerajaan Inggris adalah undang-undang perusahaan dan profesi akuntansi.

Undang-undang tahun 1981 juga menetapkan 5 prinsip akuntansi dasar:

  1. Pendapatan dan beban disesuaikan dengan dasar akrual.
  2. Aset dan kewajiban individu dalam setiap golongan aset dan kewajiban dihitung secara terpisah.
  3. Prinsip konservatif (kahati-hatian) diterapkan, khususnya dalam pengenalan penghasilan yang didapat dan semua kewajiban dan kerugian yang ditemukan.
  4. Penerapan kebijakan akuntansi yang konsisten diharuskan dari tahun ke tahun.
  5. Prinsip perusahaan yang terus berjalan bisa diterapkan untuk entitas yang sedang dihitung.

Laporan Keuangan

Laporan keuangan Inggris merupakan yang paling komprehensif di dunia. Laporan keuagan biasanya mencakup:

  1. Laporan direktur
  2. Akun laba dan rugi serta neraca
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan keseluruhan laba dan rugi
  5. Laporan kebijakan akuntansi
  6. Catatan yang direferensikan dalam laporan keuangan
  7. Laporan auditor

 

Penghitungan Akuntansi

Inggris memperbolehkan adanya metode akuisisi dan penggabungan akuntansi untuk kombinasi bisnis. Namun, syarat-syarat penggunaan metode penggabungan sangat terbatas sehingga hampir tidak pernah digunakan. Dibawah metode akuisisi, goodwill dihitung sebagai selisih antara harga pasar dari uang yang dibayarkan dan harga pasar dari aset bersih yang diakuisisi.

 

 

Akuntansi Komparatif : Amerika dan Asia

 

Lima Sistem Akuntansi Keuangan Nasional

  1. Amerika Serikat

Akuntansi di Amerika Serikat diatur oleh badan sektor khusus Dewan Standar Akuntansi keuangan (Financial Accounting Standard Board – FASB). Akan tetapi yang menjadi penyokong kewenangan terhadap standarisasi mereka adalah agensi kepemerintahan komisi keamanan dan kurs (Securities and Exchange Commission – SEC).

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Sistem yang dianut Amerika Serikat tidak memiliki persyaratan legal untuk publikasi mengenai laporan audit periodik keuangan. Perusahaan di Amerika Serikat dibentuk dibawah hukum negara, bukan hukum federal. Setiap negara bagian meemiliki peraturan dasar perusahaan tersendiri; secara umum, peraturan tersebut mengandung persyaratan minimala untuk menjaga catatan akuntansi serta publikasi periodik laporan keuangan.

 

Laporan Keuangan

Tipe laporan keuangan tahunan pada perusahaan besardi AS memiliki beberapa komponen dibawah ini:

  1. Laporan manajemen
  2. Laporan auditor independen
  3. Laporan keuangan primer (laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, laba rugi komprehensif, perubahan ekuitasd pemegang saham)
  4. Diskusi manajemen dan analisis hasil operasional dan kondisi keuangan
  5. Penjelasan mengenai kebijakan akuntansi dengan dampak yang paling krisis pada laporan keuangan
  6. Catatan atas laporan keuangan
  7. Perbandingan data keuangan selama lima atau sepuluh tahun
  8. Data triwulan terpilih

Patokan Akuntansi

Peraturan patokan akuntansi di Amerika Serikat berasumsi bahwa kesatuan bisnis akan terus berlangsung jika terus diperhatikan. Dasar perhitungan akrual cukup meresap, serta peraturan transaksi dan pengenalan event sangat bergantung pada konsep yang cocok. Sebuah konsistensi membutuhkan pemaksanaan pada keberagaman perlakuan akuntansi terhadap pokok tertentu pada tiap periode akuntansi dari satu periode ke periode selanjutnya. Jika terdapat perubahan pada praktik atau proses, maka perubhan dan pengaruhnya harus diungkapkan.

 

  1. Meksiko

Meksiko adalah negara dengan penuduk berbahasa spanyol terbanyak di dunia dan negara dengan populasi terbesar kedua di Amerika Latin. Meksiko memiliki free-market ekonomi yang besar: perusahaan milik pemerintah tau yang dikontrol perusahaan menguasai industri perminyakan dan sarana umum, sedangkan perusaaan swasta mendominasi pabrik, konstruksi, tambang, hiburan, serta industri pelayanan.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Mexican Institute of Public Accountants (Instituto Mexicano de Contadores Publicos) mengeluarkan standarisasi proses audit melalui Auditing Standards and Procedures Commision. Institut tersebut federasi negara bagian, dan asosiasi sosial yang terdaftar sebagai akuntan publik merupakan asosiasi pergerakan independen profesional non-pemerintah yang mewakili banyak akuntan publik besar. Profesi akuntan di meksiko sudah berkembang, teratur dan dihormati oleh komunitas bisnis.

 

Laporan Keuangan

Tahun fiskal perusahaan di meksiko harus bersamaan dengan kalender tahunan. Perbandingan laporan keuangan gabungan yang harus disiapkan antara lain:

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan perubahan ekuitas pemegang saham
  4. Laporan perubahan posisi keuangan
  5. catatan

 

Patokan Akuntansi

Akuntansi tingkat harga umum telah digunakan meksiko. Harga perolehan dari aset non-moneter disajikan ulang dalam peso terhadap kekuatan pembelian saat ini dengan menggunakan faktor yang diturunkan dari National Consumer Price Index (NCPI). Komponen atas ekuitas saham juga disajikan ulang menggunakan NCPI. Keuntungan atau kerugiann yang didapatkan karena menahan aset moneter dan utang dimasukkan sebagai pendapatan periode berjalan, akan tetapi pengaruh penyajian ulang tersebut adalah pada ekuitas pemegang saham.

 

  1. Jepang

Pembukuan dan laporan keuangan jepang menggambarkan adanya percampuran dari pengaruh domestik dan internasional. Dua agensi pemerintahan yang terpisah memiliki tanggung jawab regulasi akuntansi, dan terdapat pengaruh yang lebih jauh lagi dari undang-undang pajak penghasilan perusahaan jepang. Pada setengah awal abad ke-20, pemikiran akuntansi merupakan refleksi adanya pengaruh Jerman; sisa abad selanjutnya adalah pemikiran AS. Kini, efek dari Internasional Accounting Standards Board telah terasa, dan pada 2001 terjadi perubahan yang besar dengan adanya pembentukan organisasi pengaturan standardisasi akuntansi sektor swasta.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Pemerintah nasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akuntansi Jepang. Regulasi akuntansi berdasarkan pada tiga badan: hukum undang-undang perusahaan (Company law), undang-undang pertukaran dan sekuritas (securities and exchange law), dan undang-undang pajak penghasilan perusahaan (Corporate income tax law). Ketiga badan hukum tersebut saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain. Praktisi terkemuka Jepang menggambarkan situasi tersebut sebagai “sistem legal triangular”.

 

Laporan Keuangan

Perusahaan yang bergabung dibawah undang-undang perusahaan dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan yang berwenang untuk disetujui pada saat rapat para pemegang saham, yang isinya antara lain:

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan atas perubahan ekuitas pemegang saham
  4. Laporan bisnis
  5. Jadwal terkait

 

Patokan Akuntansi

Metode pooling-off-interest (penyatuan saham) untuk bisnis gabungan digunakan pada situasi tertentu saja dimana tidak ada perusahaan yang mengontrol perusahaan lainnya. Sebaliknya, bisnis gabungan dihitung karena pembelian. Goodwill dihitung dengan dasar harga pasar aset bersih yang didapatkan dan diamortisasi lebih dari 20 tahun atau kurang serta subjek terhadap tes penurunan nilai. Metode ekuitas digunakan untuk investasi dalam persuahaan afiliasi ketika perusahaan induk memberikan pngaruh signifikan daripada kebijakan operasional dan financial. Metode ekuitas juga digunakan untuk menghitung proyek gabungan; gabungan yang proporsional tidak diperbolehkan. Dibawah standar stimulasi mata uang, aset dan kewajiban dari anak perusahaan asing dihitung dengan tingkat kurs saat itu (akhir tahun), pendapatan dan beban dalam rata-rata, serta penyesusaian pertukaran mata uang asing berada dalam ekuitas pemegang saham.

 

  1. Cina

Ekonomi cina saat ini digambarkan sebagai ekonomi hidrid, dimana negara mengontrol komoditas dan industri strategis, sementara industri lainnya, seperti perdagangan dan sektor swasta, ditumbuhkan dengan sistem yang berorientasi pada pasar. Reformasi ekonomi yang terjadi menyangkut privatisasi, termasuk konversi dari perusahaan milik negara menjadi perusahaan saham – gabungan . aturan baru akuntansi harus segera telah dikembangkan bagi perusahaan terprivatisasi dan perusahaan independen lain dengan kewajiban terbatas, termasuk entitas bisnis asing, seperti usaha gabungan. Peran pemerintah telah berubah dari pengaturan makro dan mikro ekonomi menjadi satu oengaturan level makro saja. Stadar akuntansi diperlukan untuk memperlihatkan realita baru ini.

 

 

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

 

Komisi pengaturan sekuritas Cina (The China Securities Regulatori Commission – CSRC) mengatur dua bursa saham Cina: Sanghai, yang dibuka tahun 1990, dan Shenzhen, yang dibuka tahun 1991. CSRC ini menetapkan aturan petunjuk, merumuskan dan melaksanakan aturan pasar, dan berwenang dalam penawaran awal publik (IPO) dan saham baru. Aturan pengelolaan perusahaan di umumkan tahun 2002. CSRC juga menambahkan pengukapan peryaratan bagi perusahaan-perusahaan tersebut. Dengan demikian, pengungkapan persyaratan untuk perusahaan tersebut dibentuk oleh dua lembaga pemerintah, Departemen Keuangan dan CSRC.

 

Pelaporan Keuangan

Periode pembukuan diminta sesuai dengan kalender tahunan. Laporan keuangan terdiri atas:

  1. Neraca
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan arus kas
  4. Laporan perubahan ekuitas
  5. Catatan

 

Patokan Akuntansi

Penggabungan usaha dicatat menggunakan metode pembelian. Goodwill adalah perbedaan antara biaya dan harga pasar aset dan kewajiban yang diakuisisi. Perbedaan ini diuji untuk tes penurunan niali tahunan. Metode ekuitas digunakan bagi investasi dalam rekanan, semua hal menyangkut dengan investee memiliki pengaruh yang signifikan. Metode ekuitas juga digunakan untuk menghitung usaha gabungan (joint ventures). Semua cabang tergabung dan dibawah kendali induk perusahaan.

 

  1. India

Dari 1947 sampai akhir 1970 –an , ekonomi india digolongkan dengan bergaya program sosialis pemerintah terpusat dan industri pengganti barang impor. Produksi ekonomi telah berubah dari pertanian, kehutanan, perikanan, dan manufaktur tekstil dengan beragam industri berat dan transportasi. Akan tetapi, kurangnya persaingan berakibat pada rendahnya kualitas produk dan inefisiensi dalam produksi. Menghadapi krisis ekonomi, pemerintah mnulai melaksanakan ekonomi terbuka pada tahun 1991. Reformasi ekonomi pasar diadopsi sejak saat itu, termasuk privatisasi industri pemerintah, pembebasan investasi asing dan rezim bursa, pengurangan tarif dan hambatan perdagangan lainnya, perubahan dan modernisasi sektor keuangan, penyesuaisan kekuasaan oemerintah secara signifikan dan kebijakan fiskal, serta penjagaan hak intelektual. Akan tetapi, sebagian besar industri berat masih dimiliki pemerintah, dan tarif tinggi serta membatasi investasi asing langsung masih terjadi. Sektor jasa telah terbukti menjadi sektor India yang paling dinamis pada saat itu, dimana telekomunikasi dan teknologi informasi memiliki pertumbuhan yang pesat.

 

Regulasi dan Pelaksanaan Akuntansi

Dua sumber utama standar akuntansi keuangan di India adalah lembaga hukum dan profesi akuntansi. Penetapan lembaga pertama diatur dalam undang-undang tahun 1857, dan hukum pertama berhubungan dengan pemeliharaan dan pemerikasaan catatan akuntansi yang telah dilaksanakan tahun 1866, bersamaan dengan kualifikasi resmi auditor pertama. Keduannya berlandaskan hukum Inggris.

 

 

Pelaporan Keuangan

Laporan keuangan terdiri atas:

  1. Neraca dua tahun
  2. Laporan laba rugi
  3. Laporan arus kas
  4. Kebijakan akuntansi
  5. Catatan

 

Pengukuran Akuntansi

Anak perusahaan digabungkan ketika induk perusahaan memiliki saham lebih dari setengah kemampuan voting atau mengontrol pengaturan komposisi dewan direktur. Tidak ada standar pembukuan untuk penggabungan usaha, tetapi kebanyakan dari mereka dihitung sebagai pembelian.

BAB II PERKEMBANGAN DAN KLASIFIKASI INTERNASIONAL

       Akuntansi harus memberikan respon terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi yang terus berubah dan mencerminkan kondisi budaya, ekonomi, hukum, sosial, dan politik yang ada dalam lingkungan operasinya. Sejarah akuntansi dan para akuntan memperhatikan perubahan secara terus-menerus. Pada awalnya, akuntansi tidak lebih dari sistem pencatatan untuk jasa perbankan tertentu dan skema pemungutan pajak. Sistem berpasangan kemudian dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah perusahaan dagang. Industralisasi dan pembagian kerja memerlukan adanya analisis biaya dan akuntansi manajemen. Timbulnya perusahaan modern mendorong pelaporan keuangan dan auditing secara periodik. Agar dapat mengikuti perhatian masyarakat terhadap lingkungan yang makin meningkat terhadap integritas perusahaan, akuntan telah menemukan cara untuk mengukur dan melaporkan kewajiban pemulihan kondisi lingkungan dan mengungkapkan praktik pencucian uang dan hal-hal sejenis yang berkaitan dengan kejahatan kerah putih. Akuntansi memberikan informasi pengambilan keputusan kepada pasar surat berharga umum domestik dan internasional yang sangat besar. Akuntansi telah memperluas lingkupnya terhadap konsultasi manajemen dan menggabungkan teknologi informasi yang makin berkembang ke dalam sistem dan prosedurnya.

PERKEMBANGAN

            Standar dan praktik akuntansi di setiap negara merupakan hasil dari interaksi yang kompleks diantara faktor ekonomi, sejarah, kelembagaan, dan budaya. Dapat di duga akan terjadinya perbedaan antar negara. Faktor-faktor  yang memengaruhi perkembangan akuntansi nasional juga membantu menjelaskan perbedaan akuntansi antar-bangsa.

            Delapan faktor berikut ini memiliki pengaruh yang signifikan dalam perkembangan akuntansi yaitu:

  1. Sumber Pendanaan
  2. Sistem Hukum
  3. Perpajakan
  4. Ikatan Politik dan Ekonomi
  5. Inflasi
  6. Tingkat Perkembangan Ekonomi
  7. Tingkat Pendidikan
  8. Budaya

KLASIFIKASI

            Klasifikasi akuntansi internasional dapat dilakukan dalam dua kategori yaitu dengan pertimbangan dan secara empiris.

  • Klasifikasi dengan pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi, dan pengalaman
  • Klasifikasi degan empiris menggunakan metode statistik untuk mengumpulkan basis data prinsip dan praktik akuntansi seluruh dunia.

Empat Pendekatan terhadap Perkembangan Akuntansi

  1. Pendekatan makroekonomi

Berdasarkan pendekatan makroekonomi, praktik akuntansi didapatkan dari dan dirancang untuk meningkatkan tujuan makroekonomi nasional. Tujuan perusahaan umumnya mengikuti dan bukan memimpin kebijakan nasional, karena perusahaan bisnis mengkoordinasikan kegiatan mereka dengan kebijakan nasional.

  1. Pendekatan Mikroekonomi

Berdasarkan pendekatan mikroekonomi, akuntansi berkembang dari prinsip-prinsip mikroekonomi. Fokusnya terletak pada perusahaan secara individu yang memiliki tujuan untuk bertahan hidup.

  1. Pendekatan Disiplin Independen

Berdasarkan pendekatan disiplin independen, akuntansi berasal dari praktik bisnis dan berkembang secaraad hoc, dengan dasar perlahan-lahan dari pertimbangan, coba-coba, dan kesalahan.

  1. Pendekatan Yang Seragam

Berdasarkan pendekatan yang seragam, akuntansi distandarisasi dan digunakan sebagai alat untuk kendali administratif oleh pemerintah pusat. Keseragaman dalam pngukuran, pengungkapan, dan penyajian akan mempermudahkan informasi akuntansi dalam mengendalikan seluruh jenis bisnis.

Sistem Hukum: Akuntansi Hukum Umum versus Kodifikasi Hukum

Sistem hukum suatu negara dan sistem keuangannya dapat dikaitkan dalam hubungan sebab-akibat. Suatu sistem legal dalam hukum umum menekankan hak pemegang saham dan menawarkan perlindungan yang lebih kuat kepada investor daripada sistem kodifikasi hukum. Hukum melindungi investor luar dan secara hukum sangat ditegakkan.

Sistem Praktik: Akuntansi Penyajian Wajar versus Kepatuhan Hukum

            Akuntansi kepatuhan hukum dirancang untuk memenuhi ketentuan yang dikenakan pemerintah seperti perhitungan laba kena pajak atau mematuhi rencana makroekonomi pemerintah nasional. Jumlah laba dapat juga menjadi dasar pembayaran dividen kepada para pemegang saham dan bonus yang dibayarkan kepada para pemegang saham dan bonus yang dibayarkan kepada para manajer dan karyawan. Pengukuran dengan standar konservatif memastikan bahwa jumlah nilai yang dibagikan tersebut berarti pajak, dividen dan pembayaran bonus akan lebih stabil. Akuntansi keatuhan hukum akan terus digunakan dalam laporan keuangan perusahaan secara individu yang ada di negara-negara yang menganut kodifikasi hukum dimana laporan konsolidasi dapat memberikan informasi kepada investor, sedangkan laporan keuangan perusahaan individual untuk memenuhi ketentuan hukum.

BAB I Pendahuluan

Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Sebagai cabang dari ilmu ekonomi, akuntansi menyediakan informasi mengenai perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh para pengguna informasi tersebut. Jika informasi yang dilaporkan dapat diandalkan dan bermanfaat, maka sumber daya yang terbatas itu dapat dialokasikan secara optimal, dan sebaliknya alokasi sumber sumber daya menjadi kurang optimal jika informasi kurang andal dan tidak bermanfaat.

Akuntansi mencakup beberapa proses yang luas :

Pengukuran adalah proses mengidentifikasikan, mengelompokkan, dan menghitung aktivitas ekonomi atau transaksi.

Pengungkapan adalah proses dimana pengukuran akuntansi dikomunikasikan kepada para pengguna yang diharapkan.

Pemeriksaan (Auditing) adalah proses dimana kalangan profesional akuntansi khusus (auditor) melakukan atestasi (pengujian) terhadap keandalan proses pengukuran dan komunikasi.

Pemahaman terhadap dimensi internasional dari pross akuntansi merupakan sesuatu yang penting bagi mereka yang ingin mengelola suatu usaha , memperoleh atau memasok pembiayaan melintasi batas-batas negara.

Jumlah akuntansi dpat berbeda secara signifikan sesuai dengan prinsip-prinsip yang mengaturnya. Perbedaan-perbedaan dalam budaya, praktik bisnis, politik dan perundang-undangan, sistem hukum, nilai mata uang, tingkat inflasi lokal, risiko bisnis, dan hukum pajak seluruhnya mempengaruhi bagaimana MNC melakukan kegiatan operasi dan pelaporan keuangannya diseluruh dunia.

Baca lebih lanjut

Tugas 3 Bahasa Inggris Bisnis 2

Rekomendasi               

 Laporan keuangan terdiri dari beberapa statement yang antara lain : statement of financial position, statement of income, dan statement of changes on Retained Earnings, kalau kita akan konsekuen dengan pengertian dalam literatur berbahasa inggris (sebagai satu sumbernya) dalam penerjemahnya, maka dalam bahasa indonesia juga harus dinyatakan bahwa laporan keuangan terdiri dari : 
Statement posisi keuangan ssebagai terjemah statement of financial position,
Statement penghasilan sebagai terjemah statement of income, dan
Statement perubahan laba yang di tahan sebagai terjemahan statement of changes on Retained Earnings.


Recommendation

Financial report consists of several statements include: statements of financial position, statement of income and statement of changes on Retained Earnings , if we are consistent with theunderstanding of the English language literature ( as a source ) in the interpreter, then in Indonesian well must be stated that the financial statements consist of :
Statement of financial position Ssebagai translation of statement of financial position, 
Statement of income as a translation of the statement of income , and
Statement lasting change in earnings as a statement of changes on translation Retained Earnings .

Plan for 5 years

when I graduated from university Gunadarma , I will work as an accountant , I want the happy parents , I want to go to Hajj with family , I want to open a business , ranging from distribution , cafe and other businesses . If everything had had enough , I would marry someone who can accept me what adanya.meskipun I still do not believe that all went very fast , 5 years will be very fast . I will have a very cute child and each month will be taking the time for a vacation with the family , all will feel very happy if together with the people we love.

Tugas Bahasa Inggris Bisnis ke 2

Modal Auxiliaary verb

Modal verb

  1. Can

Digunakan untuk menyatakan meminta izin (permission) .

Ex : Can I borrow your car for one night?

  1. Could

Digunakan untuk menyatakan ability (kemampuan) di masa lalu (past).

Ex : You could run faster than me two years ago.

  1. May

Modal verb ini untuk meminta izin (permission) yang lebih formal daripada verb can.

Ex : May I go home now?

  1. Might

Might merupakan bentuk past dari may dimana di gunakan untuk meminya izin (permission) yang lebih formal daripada         verb could. Diabndign may, might lebih tentatif (tidak pasti) kejadiannya.

Ex : If I have cleaned the room, might I play with my friend?

  1. Will

Will untuk membuat prediksi.

Ex : The sandstrom will come tonight.

  1. Would

Modal verb ini menyatakan sense of probability ( kemungkinan) .

Ex : He would be free tonight.

  1. Shall

Modal verb ini untuk menyatakan obligation (kewajiban) pada formal situation.

Ex : The human resource manager shall report the employee performance.

  1. Should

Untuk memberi suggestion (saran) atau advice (nasehat) .

Ex : You should see the doctor.

  1. Must

Must dipadukan dengan not untuk menyatakan larangan (prohibiion).

Ex : You mustn’t give up.

  1. Ought to

Digunakan untuk menyatakan apa yang benar atau tepat.

Ex : We ought to select the best candidate for the job.

Future tense

  1. Positif (+)           : You will win

Negatife (-)        : you won’t win

Interogatif (?)    : will you win?

  1. Positif (+)           : They are going to come

Negatife (-)        : They aren’t going to come

Interogatif (?)    : are they going to come?

  1. Positif (+)           : I will come if they invite me.

Negatife (-)        : I won’t come if they invite me.

Interogatif (?)    : will I come if they invite me?

  1. Positif (+)            : He will be angry

Negatife (-)        : he wont be angry

Interogatif (?)    : will he be angry?

  1. Positif (+)           : I am going to send this letter tomorrow

Negatife (-)        : I’m not going to send this letter tomorrow

Interogatif (?)    : am I going to send this letter tomorrow?

  1. Positif (+)           : he is going to go to French to continue his study.

Negatife (-)        : he is not going to go to French to continue his study.

Interogatif (?)    : Is he going to go to French to continue his study?

  1. Positif (+)           : I will give you a glass of water.

Negatife (-)        : I won’t give you a glass of water.

Interogatif (?)    : will I give you a glass of water?

  1. Positif (+)           : I think he will pass.

Negatife (-)        : I think he won’t pass.

Interogatif (?)    : will I think he pass?

  1. Positif (+)           : she is going to the physiotherapist next Monday.

Negatife (-)        : she is not going to the physiotherapist next Monday.

Interogatif (?)    : is she going to the physiotherapist next Monday?

  1. Positif (+)           : she will be happy.

Negatife (-)        : she won’t be happy.

Interogatif (?)    : will she be happy?

Tugas Bahasa Inggris Bisnis ke 1 (rubah paragraf ke simple tense dan past tense)

Paragraph 1, Akuntansi Intermediate, Hal 74

Debet  dan Kredit

Istilah debet dan kredit masing-masing berarti kiri dan kanan, serta biasanya disingkat menjadi Dr. Untuk debet dan Kr. Untuk kredit. Kedua istilah ini tidak berarti peningkatan atau penurunan, dan di gunakan dalam proses pencatatan untuk menggambarkan dimana ayat jurnal dibuat. Sebagai contoh, tindakan mencatat suatu jumlah pada sisi kiri akun disebut mendebet akun, dan membuat ayat jurnal pada sisi kanan disebut mengkredit akun. Apabila total dari kedua sisi di bandingkan, maka sebuah akun dikatakan memiliki saldo debet jika jumlah debet melampaui jumlah kredit. Sebaliknya, sebuah akun dikatakan memiliki saldo kredit jika jumlah kredit melebihi jumlah debet.

Translate to simple tense

Paragraph 1, Intermediate Accounting,  page 74

Debet and Credit

Debit and credit terms mean respectively the left and right , and usually abbreviated to Dr. For debit and Cr . for credit. Both of these terms does not mean an increase or decrease , and in use in the recording process to describe where entries are made. For example , the action recorded a number on the left side is called debit accounts accounts , and make entries on the right side is called crediting the account. If the total of both sides in compare , then an account is said to have a debit balance if the debit amount exceed the amount of credit. Instead , an account is said to have a credit balance if the amount of the credit exceeds the amount of the debit . Instead , an account is said to have a credit balance if the amount of the credit exceeds the amount of the debit.

Translate to past tense Paragraph 1,

Intermediate Accounting, page 74

Debet and Credit

Debit and credit term mean respectively the left and right, and usually abbreviated to DR. for debit and CR. For credit. Both of these terms did not mean an increase or decrease, and in use in the recording process to describe where entries were made. For exampel, the action recorded a number on the left side was called debit accounts accounts, and made entries on the right side was called crediting the account. In the total of both sides in compare, then an account was said to have a debit balance if the debit amount exceeded the amount of credit. Instead, an account was said to have a credit balance if the amount of the credit exceede the amount of debit. Instead, an account was said ti have a credit balance if the amount of the credit exceeded the amount of the debit.

Lirik Lagu Maher Zain – Open Your Eyes

Look around yourselves
Can’t you see this wonder
Spreaded infront of you
The clouds floating by
The skies are clear and blue
Planets in the orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony

Let’s start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Look inside yourselves
Such a perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger love and pain
And all the things you’re feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?

Lets start question in ourselves
Isn’t this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

When a baby’s born
So helpless and weak
And you’re watching him growing..
So why deny
Whats in front of your eyes
The biggest miracle of life..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look quiet we’ll see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Open your eyes and hearts and minds
If you just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Robb we raise our hands
Forever we thank You..
Alhamdulillah..